Selasa, 14 Juli 2009

Warta Jemaat GBI BETHESDA Edisi 05 April. 2009


Warta Jemaat GBI BETHESDA Pangkalan Bun

Nomor : 102/WJ/GBI-BTSD/IV/2009 Edisi : 05 April. 2009

PENGINJILAN YANG JUJUR

Mazmur 51:1-19


Jikalau orang-orang Kristen dapat bersikap lebih jujur dengan dosa-dosanya, mereka akan lebih efektif dalam menjangkau orang-orang yang belum percaya bagi Kristus.

Philip Yancey berbicara dengan seorang pelacur yang sakit dan kelaparan, yang memerlukan pertolongan dari para pekerja Kristen yang ada di pusat kota. Ketika ia menyarankan agar pergi ke gereja, wanita itu menjawab, "Gereja! Mengapa saya harus ke gereja? Mereka membuat saya merasa lebih berdosa dibandingkan dengan

apa yang telah saya lakukan!"

Kita yang pergi ke gereja secara rutin pada hari Minggu, cenderung datang dengan wajah yang selalu bersukacita atau terlihat saleh. Keadaan ini mungkin akan memberi kesan bahwa kita tidak pernah berjuang melawan godaan atau jatuh dari standar hidup yang telah ditetapkan. Dengan demikian, tidaklah aneh bila banyak kaum awam atau orang yang jatuh dan dari luar yang datang ke gereja, akan merasa bahwa hanya mereka orang yang jelek.

Hal ini tidak berarti kita harus menceritakan semua dosa pikiran dan perbuatan kita kepada siapa saja. Cara penyelesaian terhadap situasi seperti ini dimulai dengan kejujuran menyatakan keberadaan diri kita sendiri seperti yang dilakukan Daud dalam Mazmur 51:1-19. Jika kita mengakui bahwa kita pun memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa dan mengakui keterbatasan kemampuan kita untuk menang terhadap iblis, maka kita tidak menyatakan kesucian hidup kita lebih dari kenyataan yang sesungguhnya. Orang yang berdosa dan orang luar akan merasakannya, dan Allah akan memakai kita untuk "mengajarkan Jalan[nya] kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran" (Mazmur 51:15).


MENGETAHUI POTENSI DOSA DALAM HATI KITA MEMBUAT KITA MEMILIKI HATI YANG

MEMPERHATIKAN ORANG YANG BERDOSA


SEKOLAH ORIENTASI MELAYANI (SOM)

GBI BETHESDA

KELAS DIVINE HEALING & BLESSING

Setiap Hari
SENIN

Jam 18.00 WIBB


PERSEMBAHAN

MELALUI BANK


Seksi Profetik :

BRI BRITAMA

PANGKALAN BUN

NO. REK. 028201018096502

A/N. MARIA SUSANTI

Pembangunan Gereja :

BANK BRI CABANG PANGKALAN BUN

AC. 0282-01014072-50-6

A/N. RONY MATHIAS YOSI


SEKILAS INFO...!


Bagi Bapak/Ibu/Saudara(i) yang belum tergabung dalam Komsel, harap menghubungi PKS terdekat atau hubungi Bidang LITBANG

Pdm.Yohanes Priyono

Tlp. 0812-5145367


INFO KOMSEL

NO.

NAMA KOMSEL

TEMPAT KOMSEL

ALAMAT

PKS

001

Komsel Sidorejo

Ibu Sarinah

Jl. Abdul Ancis

Bpk. Misenap

002

Komsel Bamban

Bp. Paeran

Jl. Kasan Rejo

Ibu Nurlini Aryatni

003

Komsel Kp. Baru

Ny. Linda

Jl. Antasari

Bpk.Y.Gunawan

004

Komsel Raja

Bp. Soewarno

Jl. Ali Pandi Sarjen

Bpk.Soewarno

005

Komsel Palingkau

Bp. Dedy T. Wijaya

Jl. A. Yani

Bpk.Edi Santiago

006

Komsel Psr. Panjang I

Ibu Lina

BTN Beringin Rindang Gg. Semangka II No. 12

Bpk. Mulyana

007

Komsel Psr. Panjang II

Ny. Sania Theresia

Jl. Utama Psr. Panjang

Bpk. R. Mathias

008

Komsel Pasanah

Ibu Rupina

Jl. Ratu Mangku

Pdm.Paulus R



10 ALASAN UNTUK MEMPERCAYAI ALLAH MENJADI MANUSIA


1. Seorang Perawan Mengandung (Luk 1:26-35)

2. Seorang Nabi Perjanjian Lama Menubuatkan tentang Pribadi Allah-Manusia (Yes. 9:5).

3. Para Malaikat Mengumumkan Kelahiran Tersebut (Luk. 2:8-14).

4. Suatu Tanda Muncul di Langit (Mat. 2:1-12).

5. Waktunya Tepat (Dan 7:13-14; 9:24-27).

6. Yesus Mengklaim Diri-Nya Setara dengan Allah (Yoh 8:58; 10:30).

7. Sahabat-Sahabat-Nya Menyembah Dia (Yoh 20:28).

8. Musuh-Musuh Yesus Menuduh Dia Menghujat Allah (Yoh 10:33).

9. Mujizat-Mujizat-Nya Mendukung Pernyataan-Pernyataan-Nya (Matius 14:14).

10. Kepergian-Nya Lebih Besar/Agung daripada Kedatangan-Nya


"Sebab yang sangat penting telah kusampaikan kepadamu, yaitu apa yang telah kuterima sendiri, ialah bahwa Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, sesuai dengan Kitab Suci, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci."

I Korintus 15:3-4


PASKAH


"Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi Tuhan." Kel 12:11


LATAR BELAKANG SEJARAH.


Sejak keluarnya bangsa Israel dari Mesir sekitar tahun 1445 SM, orang Ibrani (kemudian disebut orang Yahudi) telah merayakan Paskah setiap tahun di musim semi (umumnya dekat hari Jumat Agung dan Paskah).

Setelah menjadi budak di Mesir selama lebih empat ratus tahun, Allah menetapkan untuk membebaskan keturunan Abraham, Ishak, dan Yakub dari perbudakan. Ia membangkitkan Musa dan menugaskannya untuk memimpin keluaran (Kel 3:1-4:31). Dalam ketaatan kepada kehendak Allah, Musa menghadapi Firaun dengan mandat Allah, "Biarkanlah umat-Ku pergi." Untuk menekankan kesungguhan amanat Tuhan ini kepada Firaun, maka Musa, dengan kuasa Allah, mendatangkan berbagai tulah atas Mesir sebagai hukuman. Ketika terjadi beberapa tulah, Firaun bersedia melepaskan umat Israel, tetapi ia menarik kembali keputusan itu setelah tulahnya hilang. Tibalah saatnya untuk tulah ke-10 dan terakhir, tulah yang mengharuskan orang Mesir membiarkan orang Israel pergi. Allah mengutus malaikat kematian ke seluruh tanah Mesir untuk membunuh "semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang" ( Kel 12:12).

Karena orang Israel juga tinggal di sana, bagaimana mereka bisa luput dari malaikat maut ini? Tuhan memberi perintah khusus kepada umat-Nya; menaatinya akan melindungi setiap keluarga Ibrani dan anak sulung mereka. Setiap keluarga harus mengambil seekor anak domba jantan berumur satu tahun dan tanpa cacat untuk dibunuh pada waktu senja pada tanggal empat belas bulan Abib; keluarga yang kecil dapat berbagi seekor anak domba (Kel 12:4). Sebagian darah anak domba yang tersembelih itu harus dipercikkan pada kedua tiang pintu dan ambang atas rumah mereka. Ketika malaikat maut melewati daerah itu, ia akan melewati rumah-rumah yang tiang pintu dan ambang atasnya telah diperciki darah. Demikianlah oleh darah anak domba yang tersembelih orang Israel luput dari hukuman yang menimpa semua anak sulung Mesir. Allah memerintahkan tanda darah itu bukan karena Ia tidak bisa membedakan orang Israel dari orang Mesir, tetapi karena Ia ingin mengajar umat-Nya tentang pentingnya ketaatan dan penebusan dengan darah, dan dengan demikian mempersiapkan bagi "Anak Domba Allah" yang sekian abad kemudian akan menghapus dosa dunia (Yoh 1:29).

Pada malam itu pula orang Israel sudah harus siap untuk berangkat (Kel 12:11). Mereka diperintahkan untuk memanggang, tidak merebus anak domba yang tersembelih, serta menyediakan sayur pahit dan roti yang tidak beragi. Ketika malam tiba, mereka sudah siap untuk memakan makanan itu dan berangkat dengan cepat ketika orang Mesir datang dan memohon mereka untuk meninggalkan negeri itu. Segala sesuatu terjadi sesuai dengan apa yang dikatakan Tuhan (Kel 12:29-36).


Bersambung...

APAKAH ITU PASKAH

V Pesta pertama dari ketiga pesta tahunan yang terbesar dari orang Ibrani, dirayakan dalam bulan Nisan dari tanggal 14 sampai 21. Sebagai peringatan tentang peristiwa malaikat maut ketika melalui rumah-rumah Israel hendak membunuh semua yang sulung di tanah Mesir (baik binatang maupun manusia), sebelum bangsa Israel keluar dari tanah Mesir. Keluaran 12:1-51; 13:13-10; 23:14-19; Imamat 23:4-14. Disebut juga pesta roti tak beragi Domba Paskah disembelih sebagai membayangkan Kristus dan kesengsaraanNya. Paskah orang Kristen ialah Perjamuan Suci.

V Perayaan pembebasan bangsa Israel dari Mesir. Anak-anak sulung orang Mesir dibunuh, tetapi pintu-pintu rumah orang Ibrani "dilewati" (Ibrani _ P'esah_ berarti: melewati). Peristiwa itu diperingati dengan mengadakan perjamuan Paskah di mana para peserta "makan Paskah" yaitu makan "korban Paskah" atau anak domba Paskah itu (Kel 12:23-28, Kel 12:43-51). Dalam Perjanjian Baru Yesus Kristus disebut " anak domba Paskah" (1Kor 5:7) atau "Anak Domba yang disembelih" ( Wahy 5:6). Untuk Jemaat Purba hari Paskah mendapat isi baru, yaitu perayaan kebangkitan Tuhan.

V Hari perayaan peringatan pembebasan bangsa Ibrani dari perbudakan di Mesir. Pada hari itu malaikat kematian masuk rumah-rumah orang Mesir dan membunuh semua anak-anak sulung mereka, tetapi rumah-rumah orang Ibrani dilewati (Kel 12:23-27). Dalam bahasa Ibrani "Pesah" berarti " melewati". Hari raya ini jatuh pada tanggal 14 bulan Nisan, yaitu tanggal yang berdekatan dengan tanggal 1 April. Untuk jemaat Kristen yang mula-mula dalam Perjanjian Baru, hari Paskah ini mendapat isi baru, yaitu perayaan hidupnya kembali Tuhan Yesus dari kematian.


HUMOR

PELAYANAN DI RUMAH SAKIT


Seorang wanita menelpon sebuah rumah sakit daerah, ia berkata : "Hallo, saya ingin berbicara kepada petugas yang dapat memberikan informasi tentang keadaan pasien. Saya ingin tahu keadaan seorang pasien, apakah bertambah baik seperti yang diharapkan atau menjadi semakin buruk." Suara diujung telepon sana balik bertanya :"Siapa nama pasien yang Anda maksudkan, dan ia berada dikamar nomor berapa ?" Lalu wanita itu menjawab :"Sara Finkle, kamar 302." Lalu terdengar suara petugas diseberang sana :"Oke Ibu, saya akan sambungkan ke perawat jaga disana, harap tunggu sebentar." Lalu tidak lama kemudian terdengar suara, "Pos perawat lantai 3A, apa yang dapat saya bantu?" Jawab wanita itu :"Suster, saya ingin mengetahui perkembangan kesehatan Sara Finkle yang di kamar 302. Apakah ia sudah bertambah baik?" "Ok...tunggu sebentar, saya akan lihat catatan medisnya. Oh ya, keadaan Ibu Sara Finkle semakin bertambah baik. Dia sudah bisa makan, tekanan darahnya sudah normal, dan semua berjalan dengan baik. Dua jam lagi jantungnya akan diperiksa, jika ternyata semua baik, Dokter Cohen mengijinkannya pulang hari Selasa jam 12.00." Mendengar jawaban tersebut, wanita ini berkata :"Puji Tuhan..ini berita baik." Lalu si perawat bertanya :"Kelihatannya Ibu senang sekali, apakah Ibu keluarganya Sara Finkle?" "Bukan" jawab wanita itu, "Saya adalah Sara Finkle yang di kamar 302, Suster. Habis tidak ada siapa-siapa disini yang dapat menjelaskan tentang kondisi saya, karena itu saya telepon suster."

GEMBALA SIDANG, MAJELIS & JEMAAT GBI BETHESDA PANGKALAN BUN

Mengucapkan :


"SELAMAT ULANG TAHUN"


Kepada Bapak/Ibu/Saudara(i) yang berulang tahun pada bulan April ini.

"Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat." Roma 7:6.

1.

Hans Lamuel Aristo

01 April

2.

Ny. Linda

01 April

3.

Anabella Alfaria Simanjuntak

02 April

4.

Bp. Ir. Johanes Rantebale

04 April

5.

Bp. Pdm. Paulus Rande, S.PAK

04 April

6.

Ibu Lily Tjan

05 April

7.

Bp. Sarjono

08 April

8.

Bp. Atanto

16 April

9.

Gerry Lukas Ospaido

17 April

10.

Aprilia Laurenza Mutiara Sim

19 April

11.

Mario

19 April

12.

Bp. Yongky W

20 April

13.

Ibu Ge Sui Ing

20 April

14.

Beny Manurung

24 April

15.

Ibu Yanti Wiwi

25 April

16.

Bp. Oey Yong Nam

26 April

17.

Ibu Hotma Sihite

26 April

18.

Ibu Ipiyani

27 April

19.

Ibu Suciwati

30 April








JADWAL PETUGAS IBADAH RAYA

GEREJA BETHEL INDONESIA

JL. MERPATI PANGKALAN BUN

BULAN APRIL 2009

Petugas

Tanggal/Bulan


12 April

19 April

26 April

03 Mei


Pengkotbah

-

Pdm.Yohanes Priyono, S.Th

Pdm.Paulus Rande,S.PAK

Pdt.Petrus Kalambe


Worship Leader

Pdm.Yanti W

-

-

-


Singers

Ny. Dewi Rita

Ny. Tyas P

Sdri. Yusi

-

-

-


Penerima Tamu

Bapak & Ibu Mulyana

Bapak & Ibu

Galuh K.

Bapak & Ibu Paeran

Bapak & Ibu Johanes Rante


Kolektan

Ny. Sania T.

Ny. Margaritha

Bp. Galuh K

Bp. Yongky W

Ny.Sipi S.Mamud

Ny. Tyas P

Bp. Johanes R.

Bp. Nandrianto


LCD

Roby

-

-

-


Petugas Perjamuan Kudus

-

-

-

Pdm.Paulus R.

Bp.Nandrianto

Bp.Johanes R

Tidak ada komentar: