
Warta Jemaat GBI BETHESDA Pangkalan Bun
Nomor : 94/WJ/GBI-Mrpt/II/2009 Edisi :08 Februari 2009
MENJADI KUAT
2 Timotius 2:1
Banyak orang memprediksikan bahwa di tahun 2009 ini keadaan akan semakin berat dan semakin susah. Bila sudah dalam keadaan seperti ini maka akan banyak orang menjadi frustasi menjalani hidup. Keadaan ini tidak hanya dialami oleh orang-orang dunia saja, tetapi kita pun sebagai orang percaya akan mengalami keadaan yang demikian. Oleh sebab itu kita harus menjadi orang Kristen yang kuat. Bagaimana strateginya agar kita menjadi orang Kristen yang kuat ?
8 Berakar di dalam Tuhan [Kolose 2:7].
Seperti sebuah pohon, bila ia memiliki akar yang kuat, maka angin sehebat apapun tidak akan dapat merobohkannya. Demikian pula dengan iman kita, semakin kita berakar di dalam Kristus, maka iman kita akan semakin kuat. Untuk dapat berakar di dalam Kristus, kita harus rajin membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari [Mzr. 1:1-6].
8 Melekat pada Kristus [Yohanes 15:4-5].
Cara kedua agar kita kuat adalah melekat pada Kristus. Arti melekat pada Kristus adalah kita tinggal di dalam Kristus dan Kristus tinggal di dalam kita. Bagaimana caranya ? Saat kita melakukan firman-Nya, maka kita tinggal di dalam Kristus, dan saat firman-Nya ada di dalam hati kita itu artinya Kristus ada di dalam kita. Jadi simpanlah firman-Nya dalam hatimu dan lakukan dalam hidupmu (Mazmur. 119:11).
8 Ijinkan Roh Kudus memimpin hidup kita [Galatia 5:23].
Setelah Tuhan Yesus terangkat ke Sorga, Ia menjanjikan akan memberikan Roh Kudus kepada setiap orang percaya. Roh Kuduslah yang akan menjadi penolong, pembimbing dan penghibur bagi hidup kita [Yohanes 14:16, 26]. Bila Roh Kudus tinggal di dalam hidup kita, dan mengendalikan hidup kita, maka kita akan di pimpin-Nya menuju kepada kebenaran, dan akan menjadikan kita orang-orang yang kuat di dalam menghadapi segala sesuatu yang terjadi di dalam dunia ini. Sebab Roh Kudus adalah Roh yang lebih kuat dari roh yang ada di dunia ini [I Yohanes 4:4]. Oleh sebab itu ijinkan Roh Kudus tinggal dan bertahta dalam hidup kita...maka dapat dipastikan bahwa kita akan MENJADI KUAT....!
Banyak orang Kristen yeng sudah menjadi tua tanpa pernah menjadi dewasa. Mereka bertumbuh di dalam masalah-masalah duniawi, bahkan menjadi orang terkenal, berkuasa, berpengaruh serta kaya raya, namun jika dilihat dari segi rohani, banyak orang belum memiliki karakter Kristus dalam kehidupan mereka. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Karena mereka tidak tahu, dan tidak pernah mau bertumbuh menjadi seperti Kristus. Rajin beribadah tidak menjamin rohani seseorang bertumbuh dengan baik, tetapi seseorang yang bertumbuh rohaninya, pasti ia rajin beribadah. Pertumbuhan itu terjadi setiap saat dalam kehidupan kita ketika kita berada dekat dengan sumber kehidupan. Seperti sebuah pohon, dia akan dapat bertumbuh dengan baik jika berada dekat dengan air. Untuk dapat bertumbuh dengan baik, mari kita pelajari dua ayat di bawah ini :
- Filipi 2:12-13
" Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir, karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya." Dari ayat ini ada dua hal yang harus kita pahami sebagai tempat untuk kita berpijak guna mengalami pertumbuhan rohani :- Tetaplah Kerjakan Keselamatan : artinya adalah ada usaha dari kita untuk bertumbuh di atas keselamatan yang Tuhan sudah berikan. Mengerjakan keselamatan bukan berarti dia mendapatkan ladangnya, namun mengusahakan agar ladangnya memberikan hasil yang maksimal.
- Allah yang Mengerjakan : artinya Allah juga turut bekerja mendorong kita. Namun Allah tidak akan memaksakan kehendak-Nya, itu sebabnya dikatakan :"Allah hanya menolong orang yang mau menolong dirinya sendiri."
- Efesus 4:22-24
" Yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan, supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya." Untuk bertumbuh secara rohani harus ada kerjasama antara Allah dengan kita. - Menanggalkan manusia lama : artinya secara sadar dan tegas kita meninggalkan segala tabiat lama, konsep dan perbuatan lama yang berdosa serta menolak untuk melakukan hal-hal yang berdosa.
- Memperbaharui roh dan pikiran kita : artinya kita hidup dipmpin dan dituntun Roh Kudus serta memiliki pikiran Kristus. Memikirkan segala sesuatu yang menyenangkan, yang baik, kudus dan berkenan kepada Bapa dan yang mendatangkan damai sejahtera (Filipi 4:8).
- Mengenakan Manusia Baru : artinya harus mulai berusaha mempraktekkan sifat-sifat Kristus, yaitu penuh kasih, sabar, murah hati, baik, setia, lemah lembut, dan penuh penguasaan diri (Gal. 5:22-23). "Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan......karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya, dan telah mengenakan manusia baru..." [Kolose 3:5-10]
HUMOR
Seorang bapak mengalami luka di kakinya, semakin lama lukanya semakin besar. Akhirnya dia pergi ke seorang dokter. Dokter mengatakan bahwa kakinya harus dipotong karena itu adalah pembusukan akibat penyakit kencing manis yang dideritanya. Si bapak kaget :"Diamputasi...?" "Ya, itu jalan satu-satunya untuk menyelamatkan kaki bapak." kata si dokter. Tidak puas, bapak ini pergi ke dokter yang lain. Tetapi jawabannya juga sama. Akhirnya bapak ini teringat untuk mencoba pengobatan sinshe, maka pergilah ia ke sinshe itu. Sinshe memeriksanya dan berkata :"Oe..oe..ini bapak punya kencing manis ya..?" Bapak itu menjawab :"Ya, itu saya sudah tahu. Persoalannya itu bisa nggak disembuhkan? Sebab saya tanya beberapa dokter, semua bilang kaki saya harus diamputasi. Apa benar sinshe?" Si Sinshe itu tertawa sembari mengeleng-gelengkan kepalanya, "Aiyaa...doktel wodoh...aaa...selalu pingin dapet duit aaa...opelasi sini...opelasi sana..buat saya kaki bapak itu tidak pelu opelasi oe..." Si bapak ini sangat senang sekali mendengar perkataan sinshe, dalam hatinya ia berkata "Untung,.. saya coba ke sinshe ini" Lalu dengan gembiranya ia bertanya lagi :"Lalu sinshe apa yang harus saya lalukan ?" "Nggak usah takut....oooe..tunggu dua minggu, nanti juga putus sendili ooo..jadi ngak pellu bayal-bayal untuk opelasi..."
Senin
Yesaya 2 I Korintus 16 | Selasa
Yesaya 3 II Korintus 1 | Rabu
Yesaya 4 II Korintus 2 |
Kamis
Yesaya 5 II Korintus 3 | Jumat
Yesaya 6 II Korintus 4 | Sabtu
Yesaya 7 II Korintus 5 |
Minggu
Yesaya 8 II Korintus 6 | Pokok Doa
| |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar